Peta Wisata Sulawesi Tengah

Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah

 

sulawesi_tengah.png

Pariwisata di Sulteng merupakan sektor yang masih dapat dikembangkan lebih baik. Daerah ini memiliki potensi wisata yang beragam, baik wisata alam, wisata bahari, agrowisata, maupun wisata budaya.

Obyek wisata yang punya peluang untuk dikembangkan lebih maju antara lain obyek pemandangan alam dengan setting pegunungan, hutan primer/hutan wisata, taman nasional, batuan megalitik, tempat-tempat yang memiliki latar belakang sejarah, serta keaneka-ragaman tradisi, seni, dan budaya lokal yang unik dan menarik.

Semua obyek wisata alam di Sulteng, baik yang berlokasi di gunung, hutan, maupun laut, relatif masih perawan dan indah sekali. Tentu saja semua itu harus ditunjang dengan tersedia dan terselenggaranya atraksi hiburan, makanan, dan transportasi yang memadai, baik bagi turis domestik, maupun wisatawan mancanegara. Hal yang disebutkan terakhir itu belum digarap secara padu oleh perusahaan jasa industri pariwisata di Sulsel.

Berkaitan dengan itu, dapat diketahui bahwa jumlah hotel di Sulteng pada 1998 ada 166 buah (hotel berbintang dan melati); dengan kapasitas kamar 2.143 kamar dan 3.871 tempat tidur. Jumlah wisatawan asing dan domestik tidak diperlihatkan oleh data yang ada.

Keraton Raja Banggai
Lokasi keraton terdapat di tengah kota Banggai, ibukota Kabupaten Banggai Kepulauan dimana di dalamnya terdapat keris kerajaan, payung kerajaan, alat musik kulintang dan pakaian kebesaran raja.

Kerajaan Banggai diperkirakan berdiri pada abad ke 13 tahun saka 1478 atau tahun 1365 Masehi. Kerajaan mi berada di bawah pengaruh Kesultanan Ternate di Maluku Utara. Bentuk bangunan keraton menyerupai keraton keraton yang ada di Tidore dan Ternate karena hubungan historis. Kerajaan Banggai dikenal sebagai kerajaan yang paling demokratis di dunia, karena tidak mengenal putra mahkota atau ahli waris. Siapa pun bisa diangkat sebagai raja atas keputusan Basalo Sangkep. Basalo Sangkep berfungsi sebagai Majelis Permusyawaratan Rakyat atau wakil rakyat.

Kerajaan Banggai juga memiliki bendera berwarna merah putih bersusun 13. Bendera in merupakan warisan rumpun keramat Paisutobui.

Taman Nasional Lore Lindu
Keadaan Umum Taman Nasional Lore Lindu Letak (geografis & administratif); luas, status (kawasan dan pengelolaan) serta batas kawasan.

Letak kawasan
Secara geografis pada posisi 119°58’–120° 16’ BT dan 1°8’–1°3’ LS. Secara administratif terletak dalam 2 (dua) wilayah kabupaten yaitu sebagian besar di Kabupaten Donggala dan sebagian lagi di Kabupaten Poso, terbagi dalam 6 kecamatan yaitu: Kecamatan Kulawi, Sigibiromaru, Palolo di Kabupaten Donggala dan Kecamatan Lore Utara, Lore Selatan, Lore Tengah di Kabupaten Poso.

Peternakan dan Perikanan
Hasil peternakan di Sulteng pada 1998 adalah sebagai berikut: sapi 230.497 ekor, kerbau 6.946 ekor, kambing 178.169 ekor, kuda 5.394 ekor, babi 101.435 ekor, domba 6.164 ekor, ayam ras 1.033.382 ekor, ayam kampung 1.396.196 ekor, dan itik 108.163 ekor.

Sementara itu, hasil produksi perikanan di Sulteng pada 1998 adalah sebagai berikut: perikanan laut 88.290 ton, dengan nilai Rp 89.559.000.000,00; sedangkan perikanan darat termasuk hasil budidaya tambak, kolam, keramba, dan sebagainya 91.331 ton, dengan nilai Rp 99.407.000.000,00. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa daerah Sulteng termasuk propinsi yang berpotensi cukup besar atas hasil perikanan, baik darat maupun laut. Persoalannya adalah modal untuk pengadaan sarana-prasarana penangkap an ikan belum terjangkau dan dimiliki nelayan.

Hutan Wisata Danau Lindu
Hutan Wisata Danau Lindu termasuk dalam kategori wilayah Enclave Lindu dan termasuk bagian dari Wilayah Kecamatan Kulawi yang secara Geografis terletak di dalam Kawasan Taman Nasional Lore Lindu, oleh karena itu semua desa di wilayah ini berbatasan langsung dengan TNLL.

Wilayah yang sering disebut Dataran Lindu ini dikelilingi oleh punggung pegunungan sehingga sulit untuk dijangkau oleh kendaraan bermotor, memiliki 4 ( empat ) desa yaitu desa Puroo, Desa Langko, desa Tomado dan desa Anca. Ke-empat desa ini terletak di tepi danau Lindu yang cukup terkenal keindahannya. Di wilayah yang berpenduduk dengan luas wilayah ini juga terkenal dengan Laboratorium untuk pemeriksaan penyakit yang disebabkan oleh sejenis cacing Schistosomiasis yang hanya bisa hidup melalui perantaraan sejenis keong endemik yang juga hanya hidup dibeberapa tempat di dunia.

Danau Lindu dimasukkan ke dalam kelas danau tektonik yang terbentuk selama era Pliocene setelah bak besar dilokalisasi dari sebuah bagian rangkaian pegunungan. Merupakan danau terbesar kedelapan di Sulawesi dari segi wilayah maksimal permukaannya. Danau ini biasa dikatakan melingkupi sekitar 3.488 ha. Pada ketinggian sekitar 1.000 m danau ini merupakan badan air terbesar ke-dua dari pulau ini (yang lebih kecil, Danau Dano hanya 50 m lebih tinggi).

Daya tarik Hutan Wisata Danau Lindu adalah Keindahan panorama pegunungan dan pemandangan danau, khususnya bagi wisatawan pejalan kaki dan pendaki gunung. Danau Lindu terkenal dengan melimpahnya ikan dan merupakan habitat bagi berbagai macam tumbuhan dan hewan yang kini mulai berkurang keanekaragamannya karena menurunya populasi species serta hilangnya beberapa spesies Seperti Burung Tokoku dan Tanaman Rano.

Pulau Togian
 
Pulau Togian adalah salah satu kepulauan yang masuk dalam wilayah Kabupaten Tojo Unauna, kabupaten pecahan dari Poso yang baru terbentuk pada awal tahun 2004. Beberapa aksi wisata yang dapat dilakukan di Pulau Togian antara lain: Menyelam & Snorkelling (di Pulau Kadidiri); Memancing, serta menjelajah alam hutan yang ada di dalam hutan yang ada di Pulau Malenge, atau bisa mengunjungi gunung api Colo di Pulau Una-una.

Anda juga bisa mengunjungi pemukiman orang Bajo di Kabalutan. Dibentuk oleh aktivitas volkanis, pulau ini ditutupi oleh tumbuh-tumbuhan yang subur dan rimbun, serta dikelilingi oleh formasi bukit karang. Batu karang dan pantai menyediakan tempat bagi beberapa binatang laut untuk tinggal dan berkembang biak, seperti kura-kura hijau, dll. Lebih lanjut tentang pulau togian

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: